Powered By Blogger

Minggu, 07 Agustus 2011

matur suksma...

terima kasih...


telah kau sisihkan sedikit 
tinta ke dalam tautan cerita itu...
tak kan terhapus hanya dengan cerita-cerita indahmu...
terabadikan tuk menjadi prolog yang melengkapi alur cerita 
dari sebuah cerita yang selalu mencari titik akhir cerita...



"171819"






"sist..." -(2)

to you sist'...

tak kan tahu apa yang menari dalam benakmu
terlihat suatu tersembunyi  di suatu
terdengarkah netramu
terpandangkah oleh gendang gendang telinga

        cerna di kubang benak
        benak benak sungging mengoda
        goyang yakin akan percayamu

kembali diri di dirimu...


"171819"




"1

"sist..."

to you sist'...

setitik uraian gemulai ricik
hembusan semilir siup siup kecil
bergulir denting terajut sulaman
teruskan goretan terpencar

                singkat dalam sekejab
                waktupun sunggingkan senyum

terkedip binar buaian lentik
bangkitkan ia dari kesunyian
rona tersembunyi kembali  memerah
bias lembut laraskan senyummu

               gemintang pun tersenyum
               bisikan nada lirih
               bercumbu dalam  malam
               hantarkan kita di dekapnya


"171819"





jawab sajak malammu...


awang terbayang awang
dalam awang mendekap awang awang 
gulita terawang perangah
bayang sebuah awang

 butiran sukma hamparan angan
 terbesit kerut kening
 terjal tebing curamnya bukit
alurkan langkah tapakkan harap  

awang terjal menerawang alur
 harapan awang kerutan kening 
terperangah sukma terbuai dekapan


"171819"