Powered By Blogger

Selasa, 18 Desember 2012

kaca berkaca...

berkarat kerak cermin berkaca
retak terpendam kerak kerak karat
cermin pada bayang cerminan kaca
berkaca kaca karat berkaca

balik bayang membalik bayang
bayangan  kaca terbalik bayang
kaca kaca terbalik
bayang pun membalik  kaca

kerak...karat...kaca sebuah bayang

pendam kerak berkarat
retakkan cermin membayang kerak 
menjalar kerak  terpendam
cermin berkaca kaca

terpendam dalam kaca kaca
cermin tersimpan kerak kerak karat
kerak karat mewujud cerminan
berkaca kacalah kerak kerak karat

kerak yang mengarat pun berkaca kaca...


@pinggiran aspal pelosok tanahku...01.36_17.12.12   





Kamis, 06 Desember 2012

"jeda dalam singgah"

siup hantarkan senyum rasa itu
pencarian dari apa yang tertemukan

diamku dalam senyum...

dahaga akan sebuah ricik, singgahku karenamu
riak riak menari mengoda dalam sembunyinya

keringkah Telaga itu...

dimana aku menemukan tempatku singgah dalam perjalanan panjangku...

damaiku kala gelombangmu hampiriku di tebirnya
riuh nyanyian lingkar telagamu
kembalikan jiwa tersamar
di telagamu...semilir dekapku dalam peluknya

hentakan kian menghantam 
runtuhkan tembok penahan rasa itu 
tak mampu belenggu gapai kekuatan sebuah rasa
hanya Yakin mewujud tiang di rindangnya

...aku yang tersenyum di Telaga'mu

26.11.12_02.31






Minggu, 11 November 2012

tatkala... 3

terjadi seketika tertikam senyum, buai indah dalam semu
semakin terhanyut oleh bayang semu ciptamu
berlari engkau menjauh tak terlangkah
menjauhkanmu akan diri di dalam dirimu
sejati pribadimu

jelma kejut tawa itu, kuatkan pesan kata ternampak
lari..berlari seakan enggan engkau menyapa dari warna ciptamu
mengelak dari semua itu, kukuhkan warna di wujudmu
engkaupun semakin menjauh dari diri di warnamu

senyum merekah selimutkan kelam di warnamu
engkaupun masih tersenyum
semu tersamar temaram
bergelayut bayang di anganmu, tersembunyi sejati kekuatan itu


engkaupun tetap tersenyum
kelam di warna warna semu, buah cipta karsamu
terleburkan semua itu dalam pelukan rasa
masih tersenyum

tersenyum...

...harmony sebuah simphony






"171819"

Rabu, 17 Oktober 2012

"sesosok itu"

telah lama ia membeku dalam kebekuan
bersembunyi dalam kesunyian
bertopengkan bias bias indah, semu ternampakkan
ia yang membisu dalam beku

sirat sebuah sinar terpancar
bias bias terangi kegelapan
gundah terberai berarakan
leburkan temaram terpendam

alunan sebuah getar meraba
regukan akan rasa lama sirna
sembuhkan goresan akan sebuah gurat
kembalikan jiwa dalam dirinya

lama ia berlari tuk mencari
lepaskan jeda tuk kembali melangkah
menapak di sebuah jalan menghilang
kembalikan wujud sebuah rasa

sebuah "arti kata makna"...

...ia pun kembali


"171819"




sirat bias samar...

Tersenyum waktu kala tersipu
sapuan angin hantaman sukma
merayu membelai siup siup kecil
canda dalam riang sunyimu

Menyapa akan keheningan
kalbu berseteru dengan pintanya
tengadah engkau sirnakan kehampaan
wujud riuh kelakar tawamu

Pertikaian akal akan anganmu
Sapa diri dalam pribadi itu

Mencari dari sebuah arti
arti dari sebuah kata bermakna
sembunyi dibalik jeruji hati tersembunyi
membara dalam tungku rasa

Sebuah arti kata makna dari lingkaran rasa...


"171819"






kata tawamu...

berkata kata buai kata
kata terbuai tuk berkata
kata berkata untuk buaian
membuai kata kata 

kata berkata dalam tawa
dalam tawa engkau berkata kata
bawa kata tawamu ke dalam
dalam tawa bermakna sebuah arti kata

sejukan jiwa gersang
dalam teriknya malam...

...untukmu


"171819"




hening dalam goda...

bermakna engkau menyapa dalam tapakku
di jeda itu getaran pita suara melantun
kejutkan aku dalam nikmat lelah
jejak pun tak terlangkah

bermandikan tawa di senyummu
binar hapus linanganmu...

sajak sajak kecil mengema
gugah akan rasa terpendam
buaian waktu mendekap harap
engkaupun tersenyum

senyum di tawamu
kembalikan bias parasmu...

nikmat sakit samar terasa
bendungan rapuh akan rindumu
temukan angan terbuang
leburkan beku beku membatu

hembusan siup dalam gelap mencekam
gemintang menari di kejauhan 
"tampan"mu malu tuk ternampak
berkurang indah di malam itu

debu debu hantarkan rindu akan rasa itu...


"171819"




Selasa, 24 Juli 2012

"lukamu..."

Serpihanmu berarakan duka
Rintihanmu hanyutkan sukma
Tawamu adalah Persada
Senyummu mengembang di Mayapada

Guratan luka di helai sayapmu
Terbangkan engkau rengkuh cakrawala

Kusud yang memeluk helai - helaimu
Tak kurangi indahmu
MERAHmu adalah bara
PUTIHmu suci tersembunyi makna

PERTIWI hempaskanlah sedih
Buanglah duka...
PERTIWI ulurkanlah tali
Tuk kami mengikat janji...


"171819"