....tersembunyi suatu dalam paras itu
urai sebuah kanvas tersamar
...senyum mendekap di kuncupmu
lentik mengoda bias pancarmu
langkah terjejak tersirat makna
keruut pun percikan arti
...rangkai kata di sebuah nama
wujudkan jiwa gerakkan sukma
...gambarkan cipta Sang Pemilik Nama
Alpha
Lima
India
Tango
"171819"
sebuah kanvas samar terisi lukisan dari kumpulan oret oretan di waktu senggang dipelukan rasa damai...
Senin, 17 Oktober 2011
Selasa, 04 Oktober 2011
"titik di sebuah titik"
menari di tarian tak ber'alur
sebuah gambar terbayang oleh gemulai gerak
tanpa bayang di balik bayang
membayangi bayang bayang kelam
kelam dalam lamun
lamun mengelamkan bayang
paras terbayang sembunyikan senyum senyam
senyum senyum pun terberai...
Minggu, 07 Agustus 2011
"sist..." -(2)
to you sist'...
tak kan tahu apa yang menari dalam benakmu
terlihat suatu tersembunyi di suatu
terdengarkah netramu
terpandangkah oleh gendang gendang telinga
cerna di kubang benak
benak benak sungging mengoda
goyang yakin akan percayamu
kembali diri di dirimu...
"sist..."
to you sist'...
setitik uraian gemulai ricik
hembusan semilir siup siup kecil
bergulir denting terajut sulaman
teruskan goretan terpencar
singkat dalam sekejab
waktupun sunggingkan senyum
terkedip binar buaian lentik
bangkitkan ia dari kesunyian
rona tersembunyi kembali memerah
bias lembut laraskan senyummu
gemintang pun tersenyum
bisikan nada lirih
bercumbu dalam malam
hantarkan kita di dekapnya
jawab sajak malammu...
awang terbayang awang
dalam awang mendekap awang awang
gulita terawang perangah
bayang sebuah awang
butiran sukma hamparan angan
terbesit kerut kening
terjal tebing curamnya bukit
alurkan langkah tapakkan harap
awang terjal menerawang alur
harapan awang kerutan kening
Selasa, 19 Juli 2011
"anugurihiitusomi" (terima kasih)
''untukmu Sang Rasa"
tertulis lintasan tentang kaki kaki tak berjejak
diantara langkah terbujur menuai waktu
dari sebuah lingkaran tersamarkan
mengisi tinta oleh sebuah warna
...terwujud dari sebuah angan
lewati jalan panjang
...dari sebuah lorong lorong semu
tuk sebuah senyum dari sang pencipta
dari sebuah perjuangan panjang
penantian sebuah harap yang terhela
...ragaku pun menjadi warna dari sebuah lingkaran
nafasmu pun tuntun di setiap hela'ku
...amarah tercipta oleh kasihmu
rasa terwujudkan dipeluhmu
...oret oretan kutulis teruntuk...
*.Sang Rasa... puja dan pujiku teruntukMu...
Rasa dari segala Rasa
Maha dari segala Maha
Nama dari segala Nama
*.Tuhan Kecilku... kedua sang penciptaku yang menghadirkan aku dalam buaian semesta.Dengan peluhnya aku ditimang dari kasihnya aku bisa mengasihi, dari emosinya terbentuk isi dari sebuah tempurung kepala, dari sayangnya terbentuk karakter yang selalu ikut dalam peperangan watakku....
tak sangggup ku berucap....
tak kan mampu nyawa yang berada dalam raga ini tuk membalas semua...
hanya sisa sisa waktu ini yang kan selalu berusaha membuat bias dari senyummu terpancarkan...
...karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar orang tuaku
karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar pembimbingku
...karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar penghadirku di dunia ini
karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar pengingatku
...karena Engkau dan Dia adalah Tuhan Kecil bagiku...
*.Semua yang memberitahukan akan Baik Buruk, Benar Salah, Hitam Putih dan segala warna... dengan arahanmu aku dapat berpijak, berjalan maupun menempuh apapun yang sekilas tak mampu kulakukan...dalam sulitku aku mampu merangkak tuk berdiri karena bayang semangatmu...dalam keruhnya air mengalir aku bisa berusaha tuk kembali di permukaan...
...karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar guru bagiku
karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar pembimbing pembimbingku
...karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar penghukum serta pengingat akan salah dan burukku
karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar pemuja serta pengagum akan benar dan baikku
...karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar hitam dan putih dari segala warnaku
...karena Engkau dan Dia adalah dua sisi yang selalu temani dalam setiap langkahku
karena Engkau dan Dia adalah dua sisi hilir yg menjadikan aku neraca di dalam hidupku sebagai utusan dan tanggung jawab terhadap diri pribadiku, keluarga, bangsa dan negara, tanah air, alam serta Tuhanku...
*.Semua sahabat, teman, kawan, rekan, saudara, keluarga serta tak lupa semua mahkluk mahklukMU baik yang terwujud maupun tak terwujud...
untukmu yang menganggapku ada dan menerima segala khilafku, salah, sombong, naif, angkuh serta segala kurangku...
aku yang merasa bahagia berada dalam sekelilingmu dan aku yang merasakan nikmat karenamu...darimu aku bisa belajar menemukan arti kata makna...
...karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar kelebihan bagiku
karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar pengisi di setiap kurangku
...karena Engkau dan Dia aku temukan arti dalam kata
karena Engkau dan Dia aku temukan kata yang terkandung makna
...karena Engkau dan Dia aku bisa memaknai arti dalam setiap kata
...karena Engkau dan Dia adalah warna dari harmonisasi lingkaran kecilku yang tak terpisahkan di dalam lingkaran besarku...
*.jiwa ragaku... untuk jiwaku yang mengilhami setiap inspirasi di dalam benak angan serta otakku...yang mengisi nurani dan dalamnya hati, yang menuntun rasaku tuk berjalan, yang mengasah sisi spiritual tuk meyakinkan batin dalam yakinku...sumber warna warna yang tak terlihat dari sisi balikku...
untuk ragaku sang setia menemani di setiap tapak tapak yang terjejakkan oleh kakinya...dengan tanganmu aku bisa mengapai, memeluk, meraih di setiap inginku...dan segala semua yang menjadi bagian dari ragaku, yang menjadi penyeimbang dalam jiwaku....
...karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar jiwa di batinku
karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar lahir yang membentuk ragaku
...karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar sosok bagiku
karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar bayang bayang semuku
...karena Engkau dan Dia adalah bagian dari dalam-KU...
*.rasaku... yang selalu membelajariku akan selalu tersenyum dalam tangisku...linangan akan bahagiaku...membimbingku tuk melihat yang tergerak, mengerakkan yang terdengar serta mendengar dari yang ternampakkan...
yang mengajariku mencerna dari apa yang tak mampu tercerna oleh panca indera....
...karena Engkau adalah rasa
karena Dia adalah hidup...
...karena Engkau dan Dia adalah rasa didalam hidup
dan...
karena Engkau dan Dia bersemayam hidup dalam dekapan rasa...
*.untuk yang terlewati baik yang ternampak maupun tak ternampakkan, serta kepada semua mahkluk mahklukMU...
ijinkan aku berucap... matur suksma... Anugurihiitusomi...
salamku...tuk anak anak angin, serta poetra poetri Pertiwi...
"BHINEKA TUNGGAL IKA TAN HANA DHARMA MANGWRA"
“Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tanjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa.”
salam MERAH PUTIH...
"171819"
tertulis lintasan tentang kaki kaki tak berjejak
diantara langkah terbujur menuai waktu
dari sebuah lingkaran tersamarkan
mengisi tinta oleh sebuah warna
...terwujud dari sebuah angan
lewati jalan panjang
...dari sebuah lorong lorong semu
tuk sebuah senyum dari sang pencipta
dari sebuah perjuangan panjang
penantian sebuah harap yang terhela
...ragaku pun menjadi warna dari sebuah lingkaran
nafasmu pun tuntun di setiap hela'ku
...amarah tercipta oleh kasihmu
rasa terwujudkan dipeluhmu
...oret oretan kutulis teruntuk...
*.Sang Rasa... puja dan pujiku teruntukMu...
Rasa dari segala Rasa
Maha dari segala Maha
Nama dari segala Nama
*.Tuhan Kecilku... kedua sang penciptaku yang menghadirkan aku dalam buaian semesta.Dengan peluhnya aku ditimang dari kasihnya aku bisa mengasihi, dari emosinya terbentuk isi dari sebuah tempurung kepala, dari sayangnya terbentuk karakter yang selalu ikut dalam peperangan watakku....
tak sangggup ku berucap....
tak kan mampu nyawa yang berada dalam raga ini tuk membalas semua...
hanya sisa sisa waktu ini yang kan selalu berusaha membuat bias dari senyummu terpancarkan...
...karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar orang tuaku
karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar pembimbingku
...karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar penghadirku di dunia ini
karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar pengingatku
...karena Engkau dan Dia adalah Tuhan Kecil bagiku...
*.Semua yang memberitahukan akan Baik Buruk, Benar Salah, Hitam Putih dan segala warna... dengan arahanmu aku dapat berpijak, berjalan maupun menempuh apapun yang sekilas tak mampu kulakukan...dalam sulitku aku mampu merangkak tuk berdiri karena bayang semangatmu...dalam keruhnya air mengalir aku bisa berusaha tuk kembali di permukaan...
...karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar guru bagiku
karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar pembimbing pembimbingku
...karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar penghukum serta pengingat akan salah dan burukku
karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar pemuja serta pengagum akan benar dan baikku
...karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar hitam dan putih dari segala warnaku
...karena Engkau dan Dia adalah dua sisi yang selalu temani dalam setiap langkahku
karena Engkau dan Dia adalah dua sisi hilir yg menjadikan aku neraca di dalam hidupku sebagai utusan dan tanggung jawab terhadap diri pribadiku, keluarga, bangsa dan negara, tanah air, alam serta Tuhanku...
*.Semua sahabat, teman, kawan, rekan, saudara, keluarga serta tak lupa semua mahkluk mahklukMU baik yang terwujud maupun tak terwujud...
untukmu yang menganggapku ada dan menerima segala khilafku, salah, sombong, naif, angkuh serta segala kurangku...
aku yang merasa bahagia berada dalam sekelilingmu dan aku yang merasakan nikmat karenamu...darimu aku bisa belajar menemukan arti kata makna...
...karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar kelebihan bagiku
karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar pengisi di setiap kurangku
...karena Engkau dan Dia aku temukan arti dalam kata
karena Engkau dan Dia aku temukan kata yang terkandung makna
...karena Engkau dan Dia aku bisa memaknai arti dalam setiap kata
...karena Engkau dan Dia adalah warna dari harmonisasi lingkaran kecilku yang tak terpisahkan di dalam lingkaran besarku...
*.jiwa ragaku... untuk jiwaku yang mengilhami setiap inspirasi di dalam benak angan serta otakku...yang mengisi nurani dan dalamnya hati, yang menuntun rasaku tuk berjalan, yang mengasah sisi spiritual tuk meyakinkan batin dalam yakinku...sumber warna warna yang tak terlihat dari sisi balikku...
untuk ragaku sang setia menemani di setiap tapak tapak yang terjejakkan oleh kakinya...dengan tanganmu aku bisa mengapai, memeluk, meraih di setiap inginku...dan segala semua yang menjadi bagian dari ragaku, yang menjadi penyeimbang dalam jiwaku....
...karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar jiwa di batinku
karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar lahir yang membentuk ragaku
...karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar sosok bagiku
karena Engkau dan Dia bukanlah sekedar bayang bayang semuku
...karena Engkau dan Dia adalah bagian dari dalam-KU...
*.rasaku... yang selalu membelajariku akan selalu tersenyum dalam tangisku...linangan akan bahagiaku...membimbingku tuk melihat yang tergerak, mengerakkan yang terdengar serta mendengar dari yang ternampakkan...
yang mengajariku mencerna dari apa yang tak mampu tercerna oleh panca indera....
...karena Engkau adalah rasa
karena Dia adalah hidup...
...karena Engkau dan Dia adalah rasa didalam hidup
dan...
karena Engkau dan Dia bersemayam hidup dalam dekapan rasa...
*.untuk yang terlewati baik yang ternampak maupun tak ternampakkan, serta kepada semua mahkluk mahklukMU...
ijinkan aku berucap... matur suksma... Anugurihiitusomi...
salamku...tuk anak anak angin, serta poetra poetri Pertiwi...
"BHINEKA TUNGGAL IKA TAN HANA DHARMA MANGWRA"
“Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tanjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa.”
salam MERAH PUTIH...
"171819"
Langganan:
Postingan (Atom)







