...
.....
.......
.........
1 : 0 = tak terhingga
0 : 1 = nol
...
.....
.......
.........
Dzat dan Manusia.....
030913.0254
sebuah kanvas samar terisi lukisan dari kumpulan oret oretan di waktu senggang dipelukan rasa damai...
Kamis, 12 September 2013
Di sebuah taman Cerdas untuk Mengerti...
Tikar itu membentang tengadah anyaman daun pandan
Kenanga kokoh tegak mengharum ia memojok
Menghadap hening arus alir mengalir
Memanjang ia pada satu tertuju..samudera
Cempaka merontah akan dahaga
Ringkih ia kejar arti sebuah hidup
Senyum melebar serumpun dedaunan
Melecut cambuk cempaka kan hidup
Kemuning riang berdendang tebarkan pesona
Menjalar tak berarah sejuknya sukma
Rumput mengekar akan sabar sadarnya
Dalam damai jedakan jiwa jiwa gersang
Setumpuk hitam ban merangkai
Ia terbuang..ia tercampakkan
Ia malu..ia membisu
Teguh kokoh pada bulat lingkarnya
Ia mengerti..ia dimengerti..memaknai sebuah kata arti
Di sebuah taman Cerdas untuk Mengerti
Memaknai sebuah kata arti
Hakiki budi pekerti
090913.1651
Kenanga kokoh tegak mengharum ia memojok
Menghadap hening arus alir mengalir
Memanjang ia pada satu tertuju..samudera
Cempaka merontah akan dahaga
Ringkih ia kejar arti sebuah hidup
Senyum melebar serumpun dedaunan
Melecut cambuk cempaka kan hidup
Kemuning riang berdendang tebarkan pesona
Menjalar tak berarah sejuknya sukma
Rumput mengekar akan sabar sadarnya
Dalam damai jedakan jiwa jiwa gersang
Setumpuk hitam ban merangkai
Ia terbuang..ia tercampakkan
Ia malu..ia membisu
Teguh kokoh pada bulat lingkarnya
Ia mengerti..ia dimengerti..memaknai sebuah kata arti
Di sebuah taman Cerdas untuk Mengerti
Memaknai sebuah kata arti
Hakiki budi pekerti
090913.1651
Itu cuma...
Ia adalah warna tanpa harus ia bersolek
Berwujud kosong hampa tak beruang
Tanpa kaki berjalan tak bertumpu
Melambai tanpa hasrat tak wujud tangan
Ia tiba..ia menyapa..berlalu tiada menjadikan ia ada
Tak berwaktu dan bukan waktu
Nadi mengiri akan dekat nya
Raga pasrah akan pinta nya
Energi tak berdaya menunduk pada sumbernya
Ia melebur tanpa cawan
Amarah merintih kasih bergumul jiwa
Sukma merengkuh tangguh lingkar sayang senyawa
Keras berontak hening mu abadi
Kekal membisu lembut mu bertutur
Jiwa itu berzina bersenggama menyatu akan sukmanya
Tatih meniti tatihkan abadi sejati
Langit mengembara semesta
Abadi...Sejati...jiwa sukma hening dalam belai Roh Ruh Nya
090913.1629
Berwujud kosong hampa tak beruang
Tanpa kaki berjalan tak bertumpu
Melambai tanpa hasrat tak wujud tangan
Ia tiba..ia menyapa..berlalu tiada menjadikan ia ada
Tak berwaktu dan bukan waktu
Nadi mengiri akan dekat nya
Raga pasrah akan pinta nya
Energi tak berdaya menunduk pada sumbernya
Ia melebur tanpa cawan
Amarah merintih kasih bergumul jiwa
Sukma merengkuh tangguh lingkar sayang senyawa
Keras berontak hening mu abadi
Kekal membisu lembut mu bertutur
Jiwa itu berzina bersenggama menyatu akan sukmanya
Tatih meniti tatihkan abadi sejati
Langit mengembara semesta
Abadi...Sejati...jiwa sukma hening dalam belai Roh Ruh Nya
090913.1629
"Getar Cahaya"
Tercipta dari titik mukti..sang wujud
Dari waktu yang bukan waktu..tiba
Sebuah ruang tak beruang..ia ada
Ia muksa dengan cipta tak kasat...mewujud
Teraliri gelombang menjelma getaran
Getaran dari apa yang tergetar
Larilah..menjauhlah dari getaran...kan semakin tergetar
Daya tak berdaya mampu tak kan mampu
Kuliti kerak kerak samarmu
Koyak molekul wujud ciptamu
Berontak getaran tergetar kala kuat menyirna
Ia hening kala kembali menitik mukti
Ia adalah khatulistiwa dua kutub
Tak bersinggung tak terlepas
Bukan persatuan tak disatukan
Ia menyatu..ia satu adalah bumi dalam wujud Nya
Hening bersemayam dalam getar Nya
Tak kan bergetar tak kan tergetar
Aku Kau Kita Satu
Wujud "getar" NYa
070913.0507
Dari waktu yang bukan waktu..tiba
Sebuah ruang tak beruang..ia ada
Ia muksa dengan cipta tak kasat...mewujud
Teraliri gelombang menjelma getaran
Getaran dari apa yang tergetar
Larilah..menjauhlah dari getaran...kan semakin tergetar
Daya tak berdaya mampu tak kan mampu
Kuliti kerak kerak samarmu
Koyak molekul wujud ciptamu
Berontak getaran tergetar kala kuat menyirna
Ia hening kala kembali menitik mukti
Ia adalah khatulistiwa dua kutub
Tak bersinggung tak terlepas
Bukan persatuan tak disatukan
Ia menyatu..ia satu adalah bumi dalam wujud Nya
Hening bersemayam dalam getar Nya
Tak kan bergetar tak kan tergetar
Aku Kau Kita Satu
Wujud "getar" NYa
070913.0507
Kuning itu tersangggah Cokelat...
Pendatang ia datang tanpa tahu tujuan ia datang
Tak berakal..ia berakal...ia datang
Tiba dengan polosnya ia hampa
Tanpa sadar sodor lembar sehelai
Kosong murni terisi...samar tak beraksara
Tinta tinta merayu mencumbunya
Tetap samar tak beraksara tanpa warna
Ia melangkah tanpa warna tanpa arah
Tapak setapak jejakmu terlangkah
Engkau tersapu engkau tersipu
Pada diri pada pribadi..sejati
Pintamu akan tetes titik tintanya..tiada pintamu
Lembarmu gemulai tak berdaya
Apakah tinta tinta itu..
Tintamu kah
Apakah warna warna itu..
Berwarna kah
Ia tak bertinta..ia tak berwarna
Ia adalah aksara tak beraksara
Ia warna tanpa warna
Tak memberi akan pinta..tiada pinta akan pemberianmu
Ia adalah isi tanpa mengisi
Tak bertinta tanpa warna ia mewujud
Tanpa memberi tanpa meminta
Ya..ia...adalah Kasih
090913.1745
Tak berakal..ia berakal...ia datang
Tiba dengan polosnya ia hampa
Tanpa sadar sodor lembar sehelai
Kosong murni terisi...samar tak beraksara
Tinta tinta merayu mencumbunya
Tetap samar tak beraksara tanpa warna
Ia melangkah tanpa warna tanpa arah
Tapak setapak jejakmu terlangkah
Engkau tersapu engkau tersipu
Pada diri pada pribadi..sejati
Pintamu akan tetes titik tintanya..tiada pintamu
Lembarmu gemulai tak berdaya
Apakah tinta tinta itu..
Tintamu kah
Apakah warna warna itu..
Berwarna kah
Ia tak bertinta..ia tak berwarna
Ia adalah aksara tak beraksara
Ia warna tanpa warna
Tak memberi akan pinta..tiada pinta akan pemberianmu
Ia adalah isi tanpa mengisi
Tak bertinta tanpa warna ia mewujud
Tanpa memberi tanpa meminta
Ya..ia...adalah Kasih
090913.1745
Minggu, 25 Agustus 2013
Senin, 27 Mei 2013
Yang Terlupakan... (BENDERA SETENGAH TIANG)
bagiku...tetesan keringatmu adalah cambuk pelecutku
bagiku...lantang suaramu adalah halilintar semangatku
bagiku...sosokmu adalah energi dalam ragaku
bagiku...kerut di rautmu adalah penuntun dalam pengabdianku
bagiku...cucuran darahmu adalah isi dari segala jiwaku
...dan
bagiku...Engkau tetap PAHLAWAN'ku...PAHLAWAN BESAR'ku
perjalananmu adalah bentangan Persada
lukamu adalah penghapus linangan Pertiwi
dalam ragamu membara sang MERAH
di jiwamu bernaung sang PUTIH
bagiku...
Engkau tetap PAHLAWAN'ku...
BANGUN...!!! BANGKIT...!!! BERGERAK...!!!
POETRA POETRI PERTIWI...
linangan dalam tunduk'ku...
...teruntukmu PAHLAWAN.
Langganan:
Postingan (Atom)


nama mu adalah kami,kita...ya semua pada garis titian mu
engkau hidup..kami hidup...
raga hanya kencana pada ufuk ia terpeluk jingga
jiwa mewujud warna dalam sederhana
sayup di netramu pendam bara luapan jiwa
nada mu mengema mengembara...mengalun di tepian mukti nadi
membias senyum mu, engkau peluk kami membalik cahaya
rengkuh lingkar erat kami di kejauhan...
"untukmu amink"