aku
bernyanyi... ruangkan sepi....
aku menari... selami sunyi....
diamkan diri... tuk dekati....
heningkan hati... temukan arti....
usahlah lari... usah sembunyi....
untuk hadapi... cerita sunyi....
satukan rasa...leburkan jiwa....
satukan asa...leburkan sukma....
tersenyumlah cinta.......
sebuah kanvas samar terisi lukisan dari kumpulan oret oretan di waktu senggang dipelukan rasa damai...
Kamis, 31 Oktober 2013
tatkala
Kadang heran menerkam
kadang tiada pikir tuk satu yang pasti
kadang senyum tersungging oleh sebuah tawa terkeluar
...kala waktu merengkuh
rasio enggan tuk berotasi
...kala halimun sunyi menabuh
asa cita pun menari
kadang tiada pikir tuk satu yang pasti
kadang senyum tersungging oleh sebuah tawa terkeluar
...kala waktu merengkuh
rasio enggan tuk berotasi
...kala halimun sunyi menabuh
asa cita pun menari
...kala riuh peluk hingar
linangan itu mulai menjalar
...kala terpaku satu
DAMAI...
mengembara kelana...
bertapa pada surya
aku bercinta pada angkasa
tarian ku di cakrawala
aku menepi di samudera
dalam tanah aku berdiri
bersama air aku berlari
udara mengembara nafas riuh
dalam luapan api jiwa
konak surga perkosa neraka
neraka mengangkang lembut belai surga
aku bertapa pada surya
aku yang bercinta pada angkasa
tarian ku di cakrawala
aku menepi di samudera
anak angin mengembara kelana
anak angin riuh dia angkasa raya
ia berdiri, ia meniti jejaki bhumi
kembali pada mukti di nadi mukti
bermahkota merah berwibawa
dalam balut jubahmu putih berkharisma
anak angin kembali pada pangkuan mu
anak angin dalam rengkuh mu
...Ibu Bhumi
170913_17.05
aku bercinta pada angkasa
tarian ku di cakrawala
aku menepi di samudera
dalam tanah aku berdiri
bersama air aku berlari
udara mengembara nafas riuh
dalam luapan api jiwa
konak surga perkosa neraka
neraka mengangkang lembut belai surga
aku bertapa pada surya
aku yang bercinta pada angkasa
tarian ku di cakrawala
aku menepi di samudera
anak angin mengembara kelana
anak angin riuh dia angkasa raya
ia berdiri, ia meniti jejaki bhumi
kembali pada mukti di nadi mukti
bermahkota merah berwibawa
dalam balut jubahmu putih berkharisma
anak angin kembali pada pangkuan mu
anak angin dalam rengkuh mu
...Ibu Bhumi
170913_17.05
Kamis, 12 September 2013
Gerobak itu gerbong...
Dari rel yang tak kan pernah disatukan
Dua besi enggan tuk berjauhan
Selaras seirama sejalan satu tujuan
Menuju...
Dari sebuah kayu ia terbentuk gerobak
Tempat untuk alirnya sebuah kehidupan
Gerbong Mu terwujud dari sisi ribuan tahun terhilang
Engkau kembali...
Dari sajak pasir rel rel itu berjalan
Sebuah prosa terbentuk sambut syair syair indah Mu
Sebutir puisi dasar gerbong Mu
Kan melaju...
Dari hentian titik terkadang terhenti
Tuk jeda sejukkan rel rel itu
Dari panas kala gerbongmu melaju
....gerbong Mu melaju
Rel rel itu menyatu tak berhimpit
Hantarkan gerobak dalam sebuah gerbong
Kan selalu menyatu
Hantar dalam laju gerbong
Rel dalam sajak gerbong Mu...
120913.0713
Dua besi enggan tuk berjauhan
Selaras seirama sejalan satu tujuan
Menuju...
Dari sebuah kayu ia terbentuk gerobak
Tempat untuk alirnya sebuah kehidupan
Gerbong Mu terwujud dari sisi ribuan tahun terhilang
Engkau kembali...
Dari sajak pasir rel rel itu berjalan
Sebuah prosa terbentuk sambut syair syair indah Mu
Sebutir puisi dasar gerbong Mu
Kan melaju...
Dari hentian titik terkadang terhenti
Tuk jeda sejukkan rel rel itu
Dari panas kala gerbongmu melaju
....gerbong Mu melaju
Rel rel itu menyatu tak berhimpit
Hantarkan gerobak dalam sebuah gerbong
Kan selalu menyatu
Hantar dalam laju gerbong
Rel dalam sajak gerbong Mu...
120913.0713
Samudera...2
Engkau sendiri dalam rintih meringkih
Hingar bergelegar tak terdengar
Bergulat telajang zinamu akan angan
Lucuti pesona gaun
Engkau tengadah
Kaku membangkai dawai tak melambai
Membisu alunan air bermekaran
Apung terapung...
Sandarlah di samuderamu...#ni
030913.0245
Hingar bergelegar tak terdengar
Bergulat telajang zinamu akan angan
Lucuti pesona gaun
Engkau tengadah
Kaku membangkai dawai tak melambai
Membisu alunan air bermekaran
Apung terapung...
Sandarlah di samuderamu...#ni
030913.0245
Kulminasi ke'esa'an adi kodrati.....
...
.....
.......
.........
1 : 0 = tak terhingga
0 : 1 = nol
...
.....
.......
.........
Dzat dan Manusia.....
030913.0254
.....
.......
.........
1 : 0 = tak terhingga
0 : 1 = nol
...
.....
.......
.........
Dzat dan Manusia.....
030913.0254
Di sebuah taman Cerdas untuk Mengerti...
Tikar itu membentang tengadah anyaman daun pandan
Kenanga kokoh tegak mengharum ia memojok
Menghadap hening arus alir mengalir
Memanjang ia pada satu tertuju..samudera
Cempaka merontah akan dahaga
Ringkih ia kejar arti sebuah hidup
Senyum melebar serumpun dedaunan
Melecut cambuk cempaka kan hidup
Kemuning riang berdendang tebarkan pesona
Menjalar tak berarah sejuknya sukma
Rumput mengekar akan sabar sadarnya
Dalam damai jedakan jiwa jiwa gersang
Setumpuk hitam ban merangkai
Ia terbuang..ia tercampakkan
Ia malu..ia membisu
Teguh kokoh pada bulat lingkarnya
Ia mengerti..ia dimengerti..memaknai sebuah kata arti
Di sebuah taman Cerdas untuk Mengerti
Memaknai sebuah kata arti
Hakiki budi pekerti
090913.1651
Kenanga kokoh tegak mengharum ia memojok
Menghadap hening arus alir mengalir
Memanjang ia pada satu tertuju..samudera
Cempaka merontah akan dahaga
Ringkih ia kejar arti sebuah hidup
Senyum melebar serumpun dedaunan
Melecut cambuk cempaka kan hidup
Kemuning riang berdendang tebarkan pesona
Menjalar tak berarah sejuknya sukma
Rumput mengekar akan sabar sadarnya
Dalam damai jedakan jiwa jiwa gersang
Setumpuk hitam ban merangkai
Ia terbuang..ia tercampakkan
Ia malu..ia membisu
Teguh kokoh pada bulat lingkarnya
Ia mengerti..ia dimengerti..memaknai sebuah kata arti
Di sebuah taman Cerdas untuk Mengerti
Memaknai sebuah kata arti
Hakiki budi pekerti
090913.1651
Langganan:
Postingan (Atom)
