Kalam ufuk timur mengalir lantun syair suci
Camar tertunduk sujud menepi
Jingga fajar mengambang tapakkan mukti
Singsing kelam sendu mukti
Merona fajar tiada berparas
Cemeti jati gumilang pribadi
Intuisi disebuah Pagi
04.41_070218
sebuah kanvas samar terisi lukisan dari kumpulan oret oretan di waktu senggang dipelukan rasa damai...
Jumat, 09 Februari 2018
Senin, 25 November 2013
mati suri
ia selalu merindukan...mencari dalam selalu
mati suri...mati suri ia telah kembali
mati suri...ia menari ia menyanyi
dalam sepi dalam sunyi
ia mengembang bersama batu batu membisu
mati suri...ia berapi api dalam lautan ia menepi
mati suri... ia menari
ia tidak bersedih...ia tidak bergembira
bahkan ia tak pernah bahagia
mati suri..ia kembali
ia menari...ia bernyanyi
dalam sepi ia selami sunyi
mati suri...
ia tidak terhidupkan
ia tidak pernah mati
mati suri...ia kembali
"171113"
mati suri...mati suri ia telah kembali
mati suri...ia menari ia menyanyi
dalam sepi dalam sunyi
ia mengembang bersama batu batu membisu
mati suri...ia berapi api dalam lautan ia menepi
mati suri... ia menari
ia tidak bersedih...ia tidak bergembira
bahkan ia tak pernah bahagia
mati suri..ia kembali
ia menari...ia bernyanyi
dalam sepi ia selami sunyi
mati suri...
ia tidak terhidupkan
ia tidak pernah mati
mati suri...ia kembali
"171113"
Minggu, 24 November 2013
Surgaku Dolly
...soerabaya tak lagi ramah
...soerabaya ia tak bergema
...soerabaya ia tak bersuara
kaki kakiku...kaki kakiku bergelimang tajam
nadi nadiku...nadi nadiku mewujud linangan
...soerabaya ia tak membara
surga surgaku...surga surga ku...surga surgaku
kubangan sampah dari konak konak
konak konak berdahaga
surga surgaku...surga surgaku...dolly
Dolly...surgaku
aku mengangkang...aku mengangkang dari lubang lubang tertutup
hanya untuk beberapa nyawa...hanya untuk nadi nadi kecil
yang terus bergerak mengembang membesar
yang terkeluar dari kubang kubang lubang surgaku
Dolly surgaku...
aku bukan perempuan...aku bukan wanita
aku bukan pelacur...bukan pelacur
aku adalah airmata berlian
berlian daripada airmata airmata berlinangan
surgaku...Dolly
"171113"
...soerabaya ia tak bergema
...soerabaya ia tak bersuara
kaki kakiku...kaki kakiku bergelimang tajam
nadi nadiku...nadi nadiku mewujud linangan
...soerabaya ia tak membara
surga surgaku...surga surga ku...surga surgaku
kubangan sampah dari konak konak
konak konak berdahaga
surga surgaku...surga surgaku...dolly
Dolly...surgaku
aku mengangkang...aku mengangkang dari lubang lubang tertutup
hanya untuk beberapa nyawa...hanya untuk nadi nadi kecil
yang terus bergerak mengembang membesar
yang terkeluar dari kubang kubang lubang surgaku
Dolly surgaku...
aku bukan perempuan...aku bukan wanita
aku bukan pelacur...bukan pelacur
aku adalah airmata berlian
berlian daripada airmata airmata berlinangan
surgaku...Dolly
"171113"
Kamis, 31 Oktober 2013
"cerita sunyi"
aku
bernyanyi... ruangkan sepi....
aku menari... selami sunyi....
diamkan diri... tuk dekati....
heningkan hati... temukan arti....
usahlah lari... usah sembunyi....
untuk hadapi... cerita sunyi....
satukan rasa...leburkan jiwa....
satukan asa...leburkan sukma....
tersenyumlah cinta.......
aku menari... selami sunyi....
diamkan diri... tuk dekati....
heningkan hati... temukan arti....
usahlah lari... usah sembunyi....
untuk hadapi... cerita sunyi....
satukan rasa...leburkan jiwa....
satukan asa...leburkan sukma....
tersenyumlah cinta.......
tatkala
Kadang heran menerkam
kadang tiada pikir tuk satu yang pasti
kadang senyum tersungging oleh sebuah tawa terkeluar
...kala waktu merengkuh
rasio enggan tuk berotasi
...kala halimun sunyi menabuh
asa cita pun menari
kadang tiada pikir tuk satu yang pasti
kadang senyum tersungging oleh sebuah tawa terkeluar
...kala waktu merengkuh
rasio enggan tuk berotasi
...kala halimun sunyi menabuh
asa cita pun menari
...kala riuh peluk hingar
linangan itu mulai menjalar
...kala terpaku satu
DAMAI...
mengembara kelana...
bertapa pada surya
aku bercinta pada angkasa
tarian ku di cakrawala
aku menepi di samudera
dalam tanah aku berdiri
bersama air aku berlari
udara mengembara nafas riuh
dalam luapan api jiwa
konak surga perkosa neraka
neraka mengangkang lembut belai surga
aku bertapa pada surya
aku yang bercinta pada angkasa
tarian ku di cakrawala
aku menepi di samudera
anak angin mengembara kelana
anak angin riuh dia angkasa raya
ia berdiri, ia meniti jejaki bhumi
kembali pada mukti di nadi mukti
bermahkota merah berwibawa
dalam balut jubahmu putih berkharisma
anak angin kembali pada pangkuan mu
anak angin dalam rengkuh mu
...Ibu Bhumi
170913_17.05
aku bercinta pada angkasa
tarian ku di cakrawala
aku menepi di samudera
dalam tanah aku berdiri
bersama air aku berlari
udara mengembara nafas riuh
dalam luapan api jiwa
konak surga perkosa neraka
neraka mengangkang lembut belai surga
aku bertapa pada surya
aku yang bercinta pada angkasa
tarian ku di cakrawala
aku menepi di samudera
anak angin mengembara kelana
anak angin riuh dia angkasa raya
ia berdiri, ia meniti jejaki bhumi
kembali pada mukti di nadi mukti
bermahkota merah berwibawa
dalam balut jubahmu putih berkharisma
anak angin kembali pada pangkuan mu
anak angin dalam rengkuh mu
...Ibu Bhumi
170913_17.05
Kamis, 12 September 2013
Gerobak itu gerbong...
Dari rel yang tak kan pernah disatukan
Dua besi enggan tuk berjauhan
Selaras seirama sejalan satu tujuan
Menuju...
Dari sebuah kayu ia terbentuk gerobak
Tempat untuk alirnya sebuah kehidupan
Gerbong Mu terwujud dari sisi ribuan tahun terhilang
Engkau kembali...
Dari sajak pasir rel rel itu berjalan
Sebuah prosa terbentuk sambut syair syair indah Mu
Sebutir puisi dasar gerbong Mu
Kan melaju...
Dari hentian titik terkadang terhenti
Tuk jeda sejukkan rel rel itu
Dari panas kala gerbongmu melaju
....gerbong Mu melaju
Rel rel itu menyatu tak berhimpit
Hantarkan gerobak dalam sebuah gerbong
Kan selalu menyatu
Hantar dalam laju gerbong
Rel dalam sajak gerbong Mu...
120913.0713
Dua besi enggan tuk berjauhan
Selaras seirama sejalan satu tujuan
Menuju...
Dari sebuah kayu ia terbentuk gerobak
Tempat untuk alirnya sebuah kehidupan
Gerbong Mu terwujud dari sisi ribuan tahun terhilang
Engkau kembali...
Dari sajak pasir rel rel itu berjalan
Sebuah prosa terbentuk sambut syair syair indah Mu
Sebutir puisi dasar gerbong Mu
Kan melaju...
Dari hentian titik terkadang terhenti
Tuk jeda sejukkan rel rel itu
Dari panas kala gerbongmu melaju
....gerbong Mu melaju
Rel rel itu menyatu tak berhimpit
Hantarkan gerobak dalam sebuah gerbong
Kan selalu menyatu
Hantar dalam laju gerbong
Rel dalam sajak gerbong Mu...
120913.0713
Langganan:
Postingan (Atom)
